PENJURU.ID | Probolinggo – Untuk mencegah perundungan atau bulying kepada siswa, koramil sukapura (masa pengenalan lingkungan sekolah) MPLS SMK Negeri sukapura lakukan sosioalisai terkait bahaya perundungan dan bulying terhadap pelajar.
Selain melakukan sosialisasi juga melaksanakan waswasan kebangsaan untuk memperkuat mental dan cinta tanah air, dengan kegiatan PBB serta pengenalan disiplin serta beretika yang benar.
” Untuk mencegah minimalisir terjadinya perundungan antara siswa siswi sangat penting, karena perundungan atau bulying bisa membuat si korban perundungan depresi, merasa terkucil, dan terasing sehingga membuat mental generasi bangsa rusak, saya tekankan jangan sampai melakukan perundungan, bagi seniornya harus memberikan contoh yang baik kepada adik adiknya, terang Danramil Sukapura Kapt. Inf Asmawi.
Perundungan seperti mengejek, menyakiti, baik fisik maupun mental, baik secara lisan atau lewat elektronik, bijaklah dalam bermedia sosial, apapun yang namanya perundungan atau bulying dilarang dan bisa dipidanakan.
” Kami sebagai guru, apresiasi kepada TNI yaitu koramil sukapura, yang mana telah turun langsung memberikan wawasan dan pembekalan MPLS di SMK Negeri Sukapura, semoga nantinya siswa siswi lebih disiplin, bermoral, serta beretika dan lebih menghormati guru dan tidak melakukan perundungan, ” Pungkas Hendri Puji Laksono S.pd.
(Prasojo)





