PENJURU.ID | PROBOLINGGO – Persoalan yang dihadapi petani di lapangan tidak selalu berkaitan dengan hasil panen. Berbagai kendala dalam aktivitas pertanian juga membutuhkan komunikasi dan koordinasi dengan pihak yang berkompeten.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Bhabinkamtibmas Kelurahan Wonoasih Bripda Krisna Yuda ketika turun langsung ke kawasan pertanian di Jalan Kelengkeng, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB itu dikemas dalam bentuk pemantauan sekaligus dialog bersama petani. Polisi memanfaatkan pertemuan tersebut untuk mendengar secara langsung informasi mengenai kondisi masyarakat yang berkaitan dengan aktivitas pertanian.
Tidak hanya mendatangi lokasi, Bripda Krisna juga membuka komunikasi dua arah dengan petani. Warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai masukan maupun kendala yang mereka temui dalam menjalankan kegiatan pertanian.
Bagi kepolisian, informasi dari masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun pemetaan kondisi wilayah. Terlebih, petani merupakan kelompok masyarakat yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan lingkungan dan aktivitas pertanian.
Masukan yang diterima tidak harus diselesaikan oleh kepolisian. Apabila persoalan yang disampaikan berkaitan dengan teknis pertanian, informasi tersebut dapat diteruskan untuk dikoordinasikan bersama penyuluh pertanian.
Kapolsek Wonoasih Kompol Lukman H menyampaikan, pola pendekatan seperti ini diharapkan dapat memperkuat peran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat.
“Melalui dialog dengan petani, kami bisa mengetahui secara langsung kondisi di lapangan. Kalau ada kendala atau masukan terkait pertanian, silakan disampaikan kepada Bhabinkamtibmas untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan penyuluh pertanian,” kata Lukman.
Menurutnya, komunikasi langsung memungkinkan petugas memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai situasi masyarakat. Selain itu, hubungan yang terjalin dapat memudahkan proses penyampaian informasi apabila sewaktu-waktu diperlukan koordinasi dengan pihak lain.
Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendukung program ketahanan pangan. Polisi mengajak para petani tetap berperan aktif dalam menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian di wilayahnya.
Dukungan terhadap ketahanan pangan, lanjutnya, membutuhkan keterlibatan banyak unsur. Tidak hanya pemerintah dan petani, tetapi juga masyarakat secara luas melalui kepedulian terhadap lingkungan dan aktivitas sosial di wilayah masing-masing.
Di sela dialog mengenai pertanian, Bripda Krisna turut menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat. Warga diminta ikut menjaga kondisi lingkungan agar tetap aman dan nyaman.
Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar segera menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya gangguan keamanan. Bhabinkamtibmas dapat menjadi jalur komunikasi awal antara masyarakat dengan kepolisian.
“Kami mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan agar tetap aman dan nyaman. Jika terjadi gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan polisi, masyarakat bisa menghubungi Bhabinkamtibmas maupun layanan Polisi 110,” ujar Lukman.
Menurutnya, keterlibatan warga sangat dibutuhkan dalam menjaga situasi kamtibmas. Sebab, masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan berbagai aktivitas dan perubahan situasi di lingkungannya.
Pendekatan melalui dialog tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan polisi dengan warga. Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan dapat dirasakan tidak hanya ketika masyarakat membutuhkan penanganan persoalan keamanan.
Dalam konteks pertanian, keberadaan petugas di lapangan juga dapat menjadi penghubung ketika masyarakat membutuhkan penyampaian informasi kepada instansi terkait. Setiap persoalan nantinya dapat diarahkan sesuai dengan kewenangan pihak yang menangani.
Langkah itu diharapkan membuat komunikasi antara petani dan unsur terkait semakin terbuka. Dengan koordinasi yang berjalan, berbagai kendala yang muncul di lapangan dapat lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.
Bagi Polsek Wonoasih, menjaga hubungan dengan masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas pemeliharaan kamtibmas. Komunikasi rutin menjadi salah satu cara untuk menjaga kepercayaan sekaligus mengetahui perkembangan situasi wilayah.
Kegiatan di Jalan Kelengkeng tersebut pun berlangsung dalam suasana tertib. Pemantauan dan dialog bersama petani berjalan tanpa adanya gangguan.
Hingga kegiatan selesai, situasi di kawasan pertanian Kelurahan Wonoasih dilaporkan aman, tertib dan kondusif. Kepolisian berharap komunikasi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan, baik untuk mendukung ketahanan pangan maupun menjaga keamanan lingkungan. (Prasojo)





