Bukan Hanya Saat Politik, Safri Daeng Ngerho Hadir di Tengah Duka Warga Jeneponto

PENJURU. ID | JENEPONTO – Kehadiran Safri, S.Pd., M.Pd., MH atau yang akrab disapa Daeng Ngerho, kembali terlihat di tengah masyarakat Kabupaten Jeneponto.

Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut menghadiri takziah 10 malam wafatnya almarhum Mallauki Dg. Bella bin Mallaloang Dg. Boko di Lingkungan Taba, Kelurahan Balang Beru, Kecamatan Binamu.

Suasana penuh duka dan kekeluargaan terasa dalam kegiatan tersebut. Ratusan warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta keluarga almarhum turut hadir.

Dalam kesempatan itu, Safri menyampaikan nasihat tentang kematian, amal kebaikan dan pentingnya menjaga hubungan antarsesama.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan almarhum serta menerima seluruh amal ibadahnya,” ujar Safri.

Bagi Safri, berada di tengah masyarakat bukan hanya tentang momentum politik. Menurutnya, silaturahmi justru harus hadir dalam setiap keadaan, termasuk ketika masyarakat sedang berduka.

“Hadir bukan hanya ketika masyarakat bersuka cita. Ketika masyarakat berduka, kita juga harus hadir untuk menguatkan dan memberikan doa,” katanya.

Safri yang juga Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Jeneponto menilai, kepercayaan masyarakat dibangun melalui kepedulian dan kehadiran yang konsisten.

“Kepercayaan tidak bisa dibangun hanya dengan kata-kata. Harus ada kehadiran, kepedulian dan kerja nyata di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap PPP dapat semakin dekat dengan masyarakat serta menjadi wadah perjuangan yang mampu menyerap dan memperjuangkan aspirasi warga.

“PPP harus semakin dekat dengan umat, hadir bersama masyarakat dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegas Safri.

Safri menegaskan akan terus menjaga silaturahmi dan membuka ruang komunikasi dengan masyarakat, termasuk dalam berbagai persoalan sosial dan kemasyarakatan.

“Kita ingin terus bersama masyarakat, mendengar aspirasinya, menjaga amanah dan memberikan manfaat sesuai kemampuan kita,” pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk almarhum Mallauki Dg. Bella bin Mallaloang Dg. Boko serta keluarga yang ditinggalkan.

 

Pos terkait