PENJURU.ID | Probolinggo – Polisi kembali memantau lahan jagung binaan di Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Lahan seluas 5 hektare tersebut kini memasuki tahap akhir sebelum dipanen pada 30 September 2026.
Monitoring dilakukan Aiptu Pagas di lahan milik Bengsud, Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 12.40 WIB. Lahan tersebut tergabung dalam kelompok tani dengan Barry sebagai ketua kelompok.
Tanaman jagung di lahan tersebut ditanam pada 5 Juli 2026. Dari hasil pemantauan, tanaman dijadwalkan memasuki masa panen pada 30 September 2026 atau sekitar lima hari setelah kegiatan monitoring.
Dalam kunjungan tersebut, petugas mengecek perkembangan tanaman sekaligus memberikan pembinaan kepada pemilik lahan. Polisi juga berdialog dengan petani untuk mengetahui perkembangan pertanian maupun kemungkinan kendala yang dihadapi menjelang panen.
Dari hasil monitoring, tidak ditemukan kendala dalam pengelolaan lahan. Kondisi kegiatan pertanian juga dilaporkan berjalan kondusif.
Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto mengatakan monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan lahan binaan sekaligus menjaga komunikasi antara polisi dan petani.
“Monitoring kami lakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman, terutama menjelang masa panen. Kami juga ingin memastikan apabila ada kendala di lapangan bisa segera diketahui dan dikoordinasikan,” kata Sugeng.
Menurutnya, pendampingan terhadap petani merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan.
“Kami berharap tanaman dapat dipanen sesuai jadwal dengan hasil yang baik. Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pendampingan kepada masyarakat.
(Prasojo)





