Bhabinkamtibmas Desa Patalan Salurkan 15 Wakaf Al-Qur’an dari GAS PETIR

PENJURU.ID | Probolinggo – Kepedulian terhadap pendidikan keagamaan ditunjukkan Bhabinkamtibmas Desa Patalan, Polsek Wonomerto, Aipda Andrik Dwi Prasetyo. Bersama Gerakan Sahabat Peduli Sekitar (GAS PETIR), ia menyalurkan 15 mushaf Al-Qur’an kepada tiga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Rabu (7/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda penyerahan bantuan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah pengurus TPQ dan para pengelola pendidikan keagamaan menjadi gambaran peran polisi dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

Sebanyak tiga TPQ menjadi sasaran penyaluran wakaf Al-Qur’an kali ini. Masing-masing lembaga mendapatkan lima mushaf yang nantinya digunakan untuk menunjang kegiatan belajar dan mengaji para santri.

Aipda Andrik Dwi Prasetyo sebagai Bhabinkamtibmas Desa Patalan turun langsung menyerahkan mushaf tersebut kepada masing-masing penerima. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan mendatangi TPQ yang telah ditentukan sebagai penerima manfaat.

Lokasi pertama yang menerima bantuan yakni TPQ Nurussalafi yang berada di Dusun Krajan. Lima mushaf Al-Qur’an diserahkan langsung kepada Pengurus TPQ Nurussalafi, Ust. Zabur.

Ust. Zabur menyambut baik kedatangan Bhabinkamtibmas bersama GAS PETIR. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sarana pembelajaran para santri di TPQ Nurussalafi.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas wakaf Al-Qur’an ini. Bantuan tersebut tentu bermanfaat bagi santri kami. Semoga kebaikan para donatur dan semua pihak yang terlibat mendapatkan balasan yang terbaik,” ujar Ust. Zabur.

Dari TPQ Nurussalafi, penyaluran dilanjutkan menuju TPQ Miftahul Ulum yang masih berada di Dusun Krajan. Lima mushaf berikutnya diterima langsung oleh Pengasuh TPQ Miftahul Ulum, Ust. Zainal Arifin.

Ust. Zainal mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada lembaganya. Ia mengatakan, tambahan mushaf akan dimanfaatkan dalam proses pembelajaran sehingga para santri memiliki sarana yang lebih memadai ketika mengikuti kegiatan mengaji.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada GAS PETIR, para donatur dan Bhabinkamtibmas Desa Patalan. Semoga Al-Qur’an ini memberikan manfaat bagi para santri dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang telah ikut mewakafkannya,” ungkap Ust. Zainal Arifin.

Perjalanan penyaluran kemudian berlanjut ke Dusun Sungai Tengah. Di wilayah tersebut terdapat TPQ Raudlatul Tholibin yang juga mendapatkan bagian dari program wakaf Al-Qur’an.

Sebanyak lima mushaf diserahkan kepada Kepala TPQ Raudlatul Tholibin, Ust. Samad. Penyerahan tersebut melengkapi jumlah bantuan yang diberikan dalam kegiatan sosial tersebut, yakni sebanyak 15 mushaf untuk tiga TPQ.

Ust. Samad menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima. Ia menilai wakaf Al-Qur’an merupakan bentuk kepedulian yang memiliki manfaat panjang karena mushaf tersebut akan digunakan dalam kegiatan pendidikan para santri.

“Terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada TPQ Raudlatul Tholibin. Mushaf ini akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk kegiatan belajar para santri. Semoga menjadi amal jariyah bagi para donatur,” tutur Ust. Samad.

Bagi Aipda Andrik, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kehidupan masyarakat. Ia menilai keberadaan polisi di desa bukan hanya berkaitan dengan persoalan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan sosial yang positif.

“Kami berusaha hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat. Penyaluran wakaf Al-Qur’an ini merupakan kegiatan positif dan kami sangat mendukung. Mudah-mudahan mushaf yang disalurkan dapat benar-benar dimanfaatkan oleh para santri,” kata Aipda Andrik.

Ia juga berharap sinergi antara Bhabinkamtibmas, komunitas sosial dan masyarakat dapat terus terjalin. Menurutnya, kolaborasi semacam itu dapat menjadi kekuatan dalam mendorong berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga Desa Patalan.

Selain menyerahkan bantuan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mempererat komunikasi dengan pengurus TPQ. Interaksi langsung dengan masyarakat dinilai penting untuk membangun hubungan yang harmonis dan saling mendukung.

Aipda Andrik mengatakan, kegiatan sosial dan keagamaan seperti penyaluran wakaf Al-Qur’an memiliki nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, ia berharap semangat kepedulian tersebut dapat terus berkembang di lingkungan Desa Patalan.

Sementara itu, Koordinator GAS PETIR, Septyan Dwi Cahyo, menjelaskan bahwa 15 mushaf yang diserahkan tersebut merupakan amanah dari para donatur yang berpartisipasi dalam open donasi Program Wakaf Al-Qur’an.

“Ke-15 mushaf yang hari ini disalurkan berasal dari donatur melalui open donasi GAS PETIR dalam Program Wakaf Al-Qur’an. Kami berusaha menyalurkan amanah tersebut kepada TPQ yang membutuhkan dan kali ini tiga TPQ di Desa Patalan menjadi penerimanya,” jelas Septyan.

Menurut Septyan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam penyaluran tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sinergi di lapangan. Kehadiran Aipda Andrik sekaligus membantu mendekatkan kegiatan sosial dengan masyarakat yang menjadi penerima manfaat.

Ia menambahkan, Program Wakaf Al-Qur’an terus dijalankan karena kebutuhan mushaf di berbagai TPQ masih cukup besar. Program tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan bagi masyarakat yang ingin berbagi sekaligus mendukung pendidikan Al-Qur’an.

“Open donasi Wakaf Al-Qur’an sampai sekarang masih tetap kami buka. Kami mengajak masyarakat yang ingin berpartisipasi untuk menyisihkan sedikit rezekinya. Tidak perlu menunggu memiliki banyak, karena dari sedikit yang dikumpulkan bersama bisa menjadi manfaat yang besar,” ujar Septyan.

Ia berharap setiap mushaf yang disalurkan dapat digunakan secara maksimal oleh para santri. Dengan demikian, wakaf yang diberikan para donatur tidak hanya berhenti pada penyerahan barang, tetapi terus memberikan manfaat setiap kali Al-Qur’an tersebut dibaca dan dipelajari.

Program tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengambil bagian dalam kegiatan sosial dengan cara yang sederhana. Para donatur dapat berkontribusi melalui wakaf, sedangkan manfaatnya diteruskan kepada lembaga pendidikan Al-Qur’an yang membutuhkan.

Bagi para pengelola TPQ, tambahan lima mushaf di masing-masing lembaga merupakan dukungan terhadap proses belajar para santri. Al-Qur’an yang diterima akan menjadi sarana yang digunakan dalam kegiatan mengaji sehari-hari.

Keberadaan Bhabinkamtibmas Desa Patalan dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan pendekatan kepolisian yang hadir melalui berbagai aktivitas masyarakat. Peran Aipda Andrik tidak hanya terlihat dalam menjaga situasi kamtibmas, tetapi juga dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di wilayah binaannya.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan positif lainnya. Sinergi antara kepolisian, komunitas sosial, donatur dan masyarakat dinilai mampu menciptakan manfaat yang lebih luas apabila dilakukan secara konsisten.

Dari Dusun Krajan hingga Dusun Sungai Tengah, sebanyak 15 mushaf akhirnya sampai kepada tiga lembaga pendidikan Al-Qur’an. TPQ Nurussalafi, TPQ Miftahul Ulum dan TPQ Raudlatul Tholibin masing-masing menerima lima mushaf.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari rantai kebaikan yang dimulai dari kepedulian para donatur, dihimpun melalui GAS PETIR, kemudian disalurkan dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Patalan hingga diterima langsung oleh pengurus TPQ.

Aipda Andrik berharap kegiatan seperti itu tidak hanya berlangsung sekali. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat berbagi dan mendukung kegiatan yang dapat memberikan dampak positif bagi generasi muda.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus peduli terhadap lingkungan sekitar. Apa yang kita lakukan mungkin terlihat sederhana, tetapi jika bermanfaat bagi orang lain, tentu memiliki nilai yang sangat berarti,” pungkas Aipda Andrik.

Sementara itu, GAS PETIR memastikan pintu open donasi Program Wakaf Al-Qur’an masih terbuka bagi masyarakat yang ingin mengambil bagian. Setiap rezeki yang disisihkan diharapkan dapat menjadi bagian dari kebaikan yang terus mengalir melalui para santri yang membaca dan mempelajari Al-Qur’an.

Penyaluran 15 mushaf di Desa Patalan akhirnya menjadi bukti bahwa peran Bhabinkamtibmas dapat hadir dalam berbagai sisi kehidupan masyarakat. Bersama GAS PETIR dan para donatur, Aipda Andrik Dwi Prasetyo ikut mengantarkan amanah wakaf hingga menjadi sarana belajar bagi para santri di tiga TPQ.

(Prasojo)

Pos terkait