Sempat Dirawat 5 Hari, F pasien positif Covid-19 meninggal di RSUD Jeneponto

Pasien Jeneponto positif Covid-19 dan meninggal dunia

PENJURU.ID | Jeneponto –  Pasien Inisial F perempuan berusia 63 tahun tersebut meninggal dunia di Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang yang lima hari dalam perawatan sebagai Pasien positif Covid-19 di Jeneponto, Minggu (28/06/20) Pukul 07.22 Wita

Dalam Perawatan selama 5 hari Pasien F yang meninggal tersebut adalah warga Pallengu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, sebagai pasien positif Covid-19, yang pertama kali meninggal dunia di Jeneponto

Apa yang di katakan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Daerah Jeneponto, Mustaufiq mengatakan, pasien berinisial F terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani rangkaian tes Swab sebelumnya pada hari Kamis, (25/06/20).

“Dalam menjalani perawatan selama lima hari di rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang, pasien F tersebut akhirnya meninggal dunia pada hari ini,” jelas Mustaufiq.

Mustaufiq yang juga selaku Kabag Humas dan Protokol Pemkab Jeneponto menjelaskan, “bahwa pasien F sebelumnya datang berobat ke RSUD Lanto Daeng Pasewang dengan keluhan stroke dan hipertensi saja,”  kata Mustaufiq.

“Dokter yang menangani pasien tersebut setelah melalui pemeriksaan , meragukan atas keluhan yang dialami pasien F, karena ada juga sesak atau pneumonia. Sehingga dokter melakukan rangkaian tes swab dan hasilnya positif Covid-19,” tegasnya

Mustaufiq juga menambahkan ketika pasien F dinyatakan positif Covid-19, pihak keluarga pasien sempat ingin mengambil paksa pasien F yang terpapar Covid-19 pada hari Jumat (26/6/20).

“Benar, keluarga pasien datang dan ingin mengambil paksa pasien F setelah sehari dinyatakan positif. Namun pihak petugas rumah sakit melarang karena pasien tersebut adalah pasien Corona dan harus di rawat,” jelas Mustaufiq.

Pasien F yang meninggal tersebut akan dimakamkan tampatnya di lingkungan Kampung Beru, Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala dengan mentaati sesuai protap Covid-19

“Sementara diketahui, saat ini pasien Covid-19 di Jeneponto yang masih dirawat sebanyak 12 orang, Sedangkan pasien yang sembuh 11 orang dan meninggal dunia 1 orang ,” Pungkasnya.

Pos terkait