Plt Bupati Bekasi Temui dan Dialog dengan Mahasiswa, Ini Poin-poinnya

PENJURU.ID I Kabupaten Bekasi – Aksi unjuk rasa (unras) mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus,  ditemui Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja.Di hari sebelumnya gagal bertemu pada Kamis (02/04), para mahasiswa hanya diberitahukan oleh anggota Dewan dari Fraksi PKS Saeful Islam, bahwa Plt Bupati siap bertemu para mahasiswa untuk berdialog, pada Senin (6/4/2026).

Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, akhirnya menerima audiensi para mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus, meliputi PMII, HMI, GMNI, GMKI, Hima Persis, IMM, dan LMND. Pertemuan tersebut berlangsung dalam forum dialog di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Senin (06/04/2026).

Bacaan Lainnya

Sebelum berdialog dengan mahasiswa, Plt Bupati yang didampingi unsur Forkopimda, TNI dan Polri sudah menerima aspirasi di kawasan patung golok.

“Masukan dari mahasiswa sangat wajar. Sebagai generasi penerus, tentu mereka ingin Bekasi menjadi lebih baik. Kita mungkin bukan Superman, tapi kita bisa menjadi Super Tim untuk membangun daerah ini,” ucap Plt Bupati.

Ia menegaskan, kehadiran langsung organisasi perangkat daerah (OPD) dalam forum tersebut bertujuan agar setiap aspirasi dapat segera direspons dan ditindaklanjuti secara konkret.

“Kami sengaja menghadirkan dinas terkait agar setiap masukan tidak berhenti di forum saja, tetapi bisa langsung ditangani oleh OPD yang berwenang, sehingga responsnya cepat dan tepat,” jelasnya.

Asep juga menyampaikan bahwa delapan poin tuntutan yang diarahkan kepada kepala daerah akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.

“Kekurangan yang ada akan kami benahi. Kami juga berharap mahasiswa turut memberikan kontribusi pemikiran dalam mewujudkan Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, menyatakan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi mahasiswa, khususnya dalam aspek regulasi.

“Sejumlah poin yang disampaikan sudah menjadi perhatian kami. Momentum LKPJ akan kami manfaatkan untuk memperkuat fungsi pengawasan. Terkait ketenagakerjaan, kami akan mendorong regulasi yang berpihak kepada masyarakat Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Perwakilan mahasiswa Cipayung Plus yang juga Ketua HMI Cabang Bekasi, Adil LM, mengapresiasi terselenggaranya dialog tersebut dan berharap adanya komitmen nyata dari pemerintah daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas fasilitasi pertemuan ini. Harapannya, seluruh OPD bersama Plt Bupati dapat serius mengawal dan merealisasikan tuntutan yang kami sampaikan,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya pertemuan lanjutan yang lebih teknis agar pembahasan dapat lebih fokus dan solutif.

“Kami mendorong adanya forum lanjutan yang lebih spesifik. Selain itu, DPRD juga kami harapkan dapat mengawal seluruh tuntutan secara menyeluruh,” sambungnya.

Sementara itu Ketua Cabang PMII Kabupaten Bekasi, M. Faisal Haq, menegaskan bahwa slogan “Bangkit, Maju, Sejahtera” harus diwujudkan melalui langkah konkret, bukan sekadar jargon.

“Kami berkomitmen bersama pemerintah daerah untuk menindaklanjuti hasil dialog ini melalui pertemuan rutin setiap bulan sebagai bentuk pengawalan bersama,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut, mahasiswa menyampaikan sembilan poin tuntutan, meliputi sektor pelayanan kesehatan, ketenagakerjaan, pengelolaan BUMD, pencegahan korupsi, pengisian jabatan, mitigasi bencana, KNPI, serta penguatan peran DPRD dalam mengawal aspirasi masyarakat

Pos terkait