PENJURU.ID | Probolinggo – Menyikapi antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra melakukan pemeriksaan langsung ke beberapa lokasi pada Senin (19/10/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung selama satu setengah jam, mulai pukul 17.00 hingga 18.30 WIB tersebut, bertujuan memantau situasi pelayanan BBM sekaligus memastikan antrean konsumen tidak berdampak terhadap kelancaran lalu lintas.
Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Wiwin Rusli bersama jajaran pejabat utama, termasuk Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, dan Kasat Samapta.
Pengecekan dilakukan di tiga titik, yakni SPBU 53.672.22 di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 102, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, dilanjutkan ke SPBU Pilang, serta SPBU 54.672.18 di Jalan Raya Bromo, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan.
Dari hasil peninjauan, kepolisian memperoleh gambaran mengenai sejumlah kendala yang memengaruhi pelayanan BBM. Keterlambatan distribusi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan antrean kendaraan meningkat dalam beberapa hari terakhir, terutama pada pengisian Pertalite dan Biosolar.
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui secara langsung situasi di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi pengelola SPBU dalam melayani konsumen.
“Dari hasil pemantauan, memang dalam beberapa hari terakhir sempat terjadi antrean yang cukup panjang karena adanya keterlambatan distribusi BBM, khususnya jenis Pertalite dan Biosolar,” kata Lucky kepada wartawan.
Selain masalah pasokan, petugas menemukan gangguan jaringan internet di SPBU yang berada di Jalan Raya Bromo. Kendala tersebut sempat menghambat transaksi pembelian BBM sehingga proses pelayanan kepada konsumen tidak berjalan maksimal.
Sementara itu, hasil pemeriksaan di SPBU Pilang menunjukkan kondisi relatif lancar dan tidak ditemukan persoalan berarti. Perbedaan kondisi di masing-masing lokasi tersebut menjadi bagian dari hasil pemantauan langsung yang dilakukan jajaran Polres Probolinggo Kota.
Lucky menerangkan, gangguan jaringan internet di SPBU Jalan Raya Bromo sempat membuat operator tidak dapat melayani transaksi sebagaimana mestinya. Situasi itu kemudian berkontribusi terhadap terbentuknya antrean kendaraan di area pengisian.
Meski terdapat penumpukan kendaraan, kepolisian memastikan antrean masih dapat ditampung di dalam kompleks SPBU. Tidak ditemukan antrean yang meluber hingga menghambat arus kendaraan di jalan raya selama pengecekan berlangsung.
“Antrean konsumen masih berada di dalam lingkungan SPBU dan tidak sampai meluber atau mengganggu arus lalu lintas di jalan raya,” ujarnya.
Lucky menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan pada sore tersebut, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota secara umum tetap terkendali.
Pengecekan langsung ini sekaligus memberikan gambaran mengenai kondisi pelayanan BBM di sejumlah wilayah Kota Probolinggo, dengan keterlambatan distribusi dan gangguan teknis jaringan internet sebagai dua persoalan yang teridentifikasi dalam pemeriksaan tersebut.
(Prasojo)





