Dengar Langsung Persoalan Petani, Bhabinkamtibmas Sumbertaman Perkuat Komunikasi di Lapangan

PENJURU.ID | Probolinggo – Kedekatan aparat kepolisian dengan masyarakat terus dibangun melalui komunikasi langsung di lapangan. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, dengan menyempatkan diri berdialog bersama para petani.

Aipda Erieks Pratama menyambangi petani di kawasan Jalan Hasan Bisri, Kelurahan Sumbertaman, Senin (5/10/2026) pagi. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah persoalan yang berkaitan dengan aktivitas warga di sektor pertanian menjadi bagian dari pembahasan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana santai. Polisi mendengarkan informasi yang disampaikan petani sekaligus mengajak mereka tetap menjaga hubungan komunikasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan kendala di lapangan.

Menurut kepolisian, informasi yang berasal langsung dari masyarakat penting untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah. Terlebih, Bhabinkamtibmas merupakan personel yang bersentuhan langsung dengan warga dalam menjalankan tugas pembinaan masyarakat.

Kapolsek Wonoasih Kompol Lukman H, S.H. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu cara kepolisian menjaga komunikasi agar tetap terbuka dengan masyarakat.

“Kami berupaya hadir dan mendengarkan langsung apa yang menjadi persoalan masyarakat. Untuk petani, apabila ada kendala yang berkaitan dengan pertanian, informasi tersebut bisa disampaikan kepada Bhabinkamtibmas untuk kemudian dikoordinasikan dengan penyuluh pertanian,” ujar Lukman.

Selain menjadi ruang bertukar informasi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengajak petani berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan. Masyarakat diharapkan terus memanfaatkan dan mengoptimalkan sektor pertanian sehingga produktivitas lahan tetap terjaga.

Pada kesempatan yang sama, pesan mengenai keamanan lingkungan turut disampaikan. Warga diminta tidak bersikap pasif apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

Lukman menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata tugas kepolisian. Peran masyarakat dalam memberikan informasi dinilai penting agar berbagai persoalan dapat segera diketahui dan ditangani.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika mengetahui adanya gangguan kamtibmas, segera sampaikan kepada Bhabinkamtibmas maupun kepolisian sehingga dapat segera dilakukan tindak lanjut,” tuturnya.

Kehadiran polisi di tengah aktivitas petani diharapkan tidak hanya mempererat hubungan dengan masyarakat, tetapi juga membuka akses komunikasi yang lebih mudah ketika warga membutuhkan koordinasi terkait berbagai persoalan di lingkungan mereka.

Dengan komunikasi yang terus terjaga, kepolisian berharap masyarakat semakin aktif menyampaikan informasi dan ikut menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib serta mendukung keberlangsungan aktivitas pertanian.

(Prasojo)

Pos terkait