4 Langkah yang harus diperhatikan untuk merawat Tanaman Janda Bolong

Tanaman Janda Bolong

PENJURU.ID | Jakarta – Janda Bolong jadi tanaman hias yang diminati pada masa pandemi. Tanaman ini termasuk golongan tumbuhan yang berasal dari hutan tropis (Monstera).“Janda bolong” yang berasal dari Amerika Tengah.

Satya Putra selaku ahli biologi dan seniman itu mengatakan Janda Bolong populer berkat lubang-lubang alami pada daunnya dan dijuluki ‘Swiss Cheese Plant’ (lubang pada keju).

Monstera itu adalah tanaman yang cocok dipakai di Indoor Plants, karena perawatannya tidak butuh banyak matahari,” ujar Satya Putra, Sabtu (10/10/2020).

Tak hanya itu, Satya juga menegaskan bahwa perawatan tanaman jenis Janda Bolong termasuk mudah, kunci perawatan tanaman hias ini adalah trimming (pemangkasan).

Triming ini disebut akan mempercepat pertumbuhan tanaman hias janda bolong. Caranya, adalah dengan memotong batang dan daun yang sudah memiliki akar kecil.

Setelah dipotong, cabang yang berakar dimasukkan ke dalam air selama Seminggu. Setelah itu pindahkan Janda Bolong ke dalam pot yang berisi campuran sekam bakar, sekam mentah, dan pasir. Biarkan tanaman ini selama dua minggu.

Satya menjelaskan, setelah memindahkan Janda Bolong ke dalam pot, harus memperhatikan penyiramannya.

“Ketika menyiram maka harus disiram sampai kenyang. Siram tanahnya sampai air menetes dari lubang di bawah potnya dan kalau kurang air tanaman hiasnya bisa layu, tapi kalau kebanyakan akarnya bisa busuk.” tutur Satya. Sabtu (10/10/2020).

Perlu diperhatikan dalam pemupukan, Satya juga menyarankan untuk memakai pupuk butiran sehingga tanaman hias tak kelebihan nutrisi yang bisa mengakibatkan daun-daun terbakar atau gosong.

(Alvi)

Pos terkait