PENJURU.ID | Probolinggo – Rutan Kraksaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menggelar apel siaga sekaligus razia gabungan bersama aparat TNI dan Polri menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Kegiatan ini melibatkan 5 personel Polri dari Polsek Kraksaan dan 3 anggota TNI dari Koramil 0820/12 Kraksaan sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan razia yang menyasar blok kamar hunian warga binaan.
Selain itu, dilakukan pula tes urine terhadap 10 orang warga binaan yang dipilih secara acak oleh petugas gabungan dari TNI dan Polri sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Selasa (17/03).
Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen jajaran dalam menciptakan lingkungan rutan yang aman dan kondusif, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Kami terus memperkuat pengawasan dan bersinergi dengan aparat penegak hukum guna memastikan situasi tetap terkendali serta bebas dari barang-barang terlarang,” tuturnya.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kraksaan, M. Azis Yulianto, menyampaikan bahwa dari hasil razia ditemukan sejumlah barang yang tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian.
“Adapun barang yang berhasil diamankan antara lain alat cukur 2 buah, sendok logam 6 buah, garpu logam 1 buah, pinset 1 buah, botol parfum kaca 6 buah, korek ilegal 1 buah, cermin 1 lembar, paku 3 buah, serta uang koin 1 buah. Selain itu, hasil tes urine terhadap 10 orang warga binaan yang dipilih secara acak menunjukkan hasil negatif,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus meningkatkan kewaspadaan serta menjaga stabilitas keamanan di Rutan Kraksaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, sehingga suasana menjelang Idul Fitri tetap aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan rutan yang bersih dari narkoba dan barang terlarang. (Pras)





