PENJURU.ID | Probolinggo – Upaya mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polres Probolinggo Kota melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan personel Bhabinkamtibmas Polsubsektor Kedopok dengan turun ke area pertanian guna memastikan perkembangan tanaman jagung milik warga berjalan optimal.
Kegiatan pemantauan tersebut berlangsung di kawasan pertanian Jalan Sunan Drajat, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Kamis (6/8/2026). Kehadiran polisi di tengah aktivitas petani menjadi bentuk sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Jrebeng Lor, Briptu Fadhilah K, melakukan pengecekan langsung terhadap lahan jagung yang dikelola Kelompok Tani Pakis Jaya. Selain melihat kondisi tanaman, petugas juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para petani guna memperoleh informasi terkait perkembangan budidaya yang sedang berlangsung.
Lahan pertanian tersebut diketahui merupakan milik Anton dengan luas kurang lebih 3.500 meter persegi. Pada area tersebut ditanam jagung varietas Juara yang telah memasuki fase pertumbuhan menjelang masa produktif.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung yang ditanam sejak 7 Juni 2026 menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Para petani optimistis hasil panen dapat memenuhi target yang telah ditetapkan apabila kondisi cuaca dan perawatan tanaman tetap berjalan sesuai rencana.
Dari data yang diperoleh, masa panen diperkirakan akan berlangsung pada 10 September 2026. Produktivitas lahan diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 3 hingga 3,5 ton jagung dalam satu kali musim tanam.
Tidak hanya melakukan monitoring, petugas kepolisian juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendengarkan berbagai masukan dari petani. Dialog berlangsung santai dengan membahas kondisi tanaman, kebutuhan pertanian, hingga tantangan yang kerap dihadapi selama proses budidaya.
Melalui komunikasi langsung tersebut, petugas dapat mengetahui berbagai persoalan yang berpotensi menghambat produktivitas pertanian sehingga dapat menjadi bahan koordinasi dengan pihak terkait apabila diperlukan.
Dalam kesempatan yang sama, Briptu Fadhilah K mengajak masyarakat untuk terus menjaga stabilitas keamanan lingkungan, termasuk di kawasan pertanian. Menurutnya, keamanan menjadi salah satu faktor penting yang turut menunjang keberhasilan sektor pertanian.
Warga juga diimbau agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun petani.
Selain itu, petugas memberikan dorongan kepada para petani agar tetap semangat mengelola lahan pertanian secara maksimal. Pengelolaan yang baik dinilai mampu meningkatkan kualitas maupun kuantitas hasil panen sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Langkah pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus motivasi bagi para pelaku sektor pertanian.
Sinergi antara petani dan kepolisian juga dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. Dengan komunikasi yang terjalin baik, berbagai persoalan di lapangan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.
Masyarakat sekitar menyambut positif kegiatan sambang yang dilakukan petugas. Kehadiran Bhabinkamtibmas dianggap memberikan perhatian serta dukungan moral kepada petani yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar tanpa kendala. Situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Kedopok.
(Prasojo)




