Pol PP Cilegon Lakukan Kerjasama Antar Lembaga dan Kemitraan Dalam Deteksi Dini Ganguan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat

Cilegon. Sebanyak lebih dari 504 org yg terdiri dari babinsa, bhabinkabtimas dan linmas di Kota Cilegon mengikuti kerjasama antar lembaga dan kemitraan mengenai Deteksi Dini dan Mitigasi Konflik Sosial dalam mengatasi masalah ganguan ketentraman dan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dimulai pada kamis, 20 Oktober 2022 s/d 27 oktober 2022 di taman ujung kulon lingkar selatan.

Kepala Dinas Satpol PP Cilegon Juhadi M Syukur dalam sambutannya mengatakan, Menurutnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) adalah garda depan sebagai penegak peraturan pemerintah dan menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat

Untuk mewujudkan ketenteraman, ketertiban dan keteraturan dibutuhkan situasi dan kondisi daerah yang kondusif sehingga perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan (deteksi dini) dengan melibatkan masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya konflik yang lebih luas. Dialog dengan masyarakat secara langsung diperlukan guna mengumpulkan informasi tentang potensi gangguan trantibum di masyarakat serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam hal deteksi dini.

” ini perlu sinergitas antara pol pp, linmas dengan unsur TNI dan polri” ujar juhadi

Sementara itu kepala bidang ketentraman dan ketertiban umum pol pp cilegon menjelaskan kegiatan ini didahului dengan penyampaian materi oleh narasumber dari Polres Cilegon, kodim 0623 Cilegon, dan Dinas Pol Pp kota Cilegon. Narasumber dari polre Cilegon yg disampaikan oleh Kasat Binmas Polres Cilegon AKP Hadi Subeno menyampaikan materi dengan tema
“Sistem Pembinaan Masyarakat Dalam Rangka Meningkatkan Peran Masyarakat dalam Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat” dengan poin penting bahwa hal yang dapat diterapkan bersama masyarakat adalah Pembinaan Keamananan untuk mewujudkan kamtibmas.

Materi kedua disampaikan oleh Pasi Ops kodim 0623 Cilegon kapten muhammad ilyas dengan
“Peran TNI dalam Melakukan Deteksi Dini Potensi Kerawanan dan Pencegahan Konflik di Masyarakat ”, dengan poin penting “Manunggal TNI-rakyat’ untuk mengingatkan kita bahwa TNI dan masyarakat harus saling mendukung untuk menjaga kondusivitas daerah Cilegon mengingat berkembangnya isu-isu radikalisme dan narkoba di Kota Cilegon dalam beberapa waktu terakhir.

Faruk menggarisbawahi bahwa di daerah Cilegon masih ada potensi kerawanan sehingga setiap kita perlu selalu mengingat kata kunci “WASPADAI: Wajib Awasi/Amati, Situasi, Perkembangan, Apapun di sekitar anda lalu informasikan,”

Harapan kami dengan dilaksanakan kegiatan ini kami berharap dapat mencegah dan mengantisipasi timbulnya gangguan ketentraman dan ketertiban umum serta meminimalisir pelanggaran terhadap peraturan daerah dan peraturan kepala daerah dan sinegritas antar TNI/POLRI. Imbuh Faruk

Pos terkait