PENJURU.ID | Denpasar – Kasus Dulang berujung pelaporan ke Polda Bali, bermula dari beredarnya screenshoot WA yang diduga milik Ida Mas Dalem Segara (Sulinggih Millenial) beredar di medsos yang mengajak seorang perempuan untuk menemani membeli dulang, namun merayu mengajak bertemu di hotel sekaligus diterawang soal kehidupannya. Sontak hal itu bikin heboh dan viral, hingga akhirnya melaporkan sejumlah akun yang mengunggahnya.
Persoalan sulinggih membeli dulang yang viral di media sosial masih bergulir dari pihak Putu Andhika Putra (27) yang lebih dikenal dengan nama Ida Mas Dalem Segara (Sulinggih Millenial) melaporkan orang yang menyebar screenshoot percakapan WhatsApp yang diduga milik sang sulinggih Millenial .
Salah seorang yang dilaporkan oleh sang sulinggih Milenial tersebut ke Polda Bali, yaitu Nayaka Pidada.
“Sebelum dulang, saya kan up masalah oknum sulinggih yang memang bermasalah seperti Bhagawan Rsi Agung, terduga kasus pencabulan di tegallalang Gianyar Bali. Kemudian Ratu Bagus, pelecehan seksual yang di duga korbannya warga negara Amerika, Samantha Emmit dan juga beberapa korban penipuan yang curhat ke saya,” kata Nayaka Pidada saat di konfirmasi Jurnalis Penjuru.id Rabu, (21/4) di kediamannya bilangan Renon Kota Denpasar.
“Kenapa lalu saya mengangkat Mas Dalem Segara, itu berawal dari social experiment saja. Dimana saya memposting foto, Mas Dalem Segara duduk bersama dengan AWK dan beberapa sulinggih lainnya,” imbuhnya.
Nayaka Pidada menjelaskan bahwa postingan itu direspon oleh Ida Mas dalem segara dan netizen. Kemudian ia mengirim pesan berisi klarifikasi mengenai siapa saja sulinggih yang ada dalam scene foto tersebut, ia mengungkapkan bahwa tidak ada sulinggih sampradaya pada saat itu.
“Ketika itu saya menanyakan dua sulinggih yang saya duga sebagai tersangka pencabulan dan Ratu bagus, ternyata mereka bukan,” tambahnya.
Nayaka menyebut orang tersebut adalah Mpu yang di sasih, diketahui bahwa oknum sulinggih tersebut adalah sulinggih sampradaya.
Kemudian sosmed heboh dengan adanya postingan dari akun Facebook Agus Gunawan. Puncaknya pada tanggal 7 maret 2021 Agus Gunawan memposting chat yang diduga adalah chat Ida Mas Dalem Segara bersama seorang perempuan (yang diakui oleh Agus Gunawan sebagai keponakan nya)
Postingan tersebut akhirnya direpost oleh akun Kesawa, Komang Priambada, lalu oleh Nayaka sekitar jam 7-8 pagi. Kemudian tambah heboh lagi ketika ia live di Polda Bali.
“Saya sendiri tidak mengira bahwa saya yang dilaporkan. Saya rasa Laporan Sdr.Putu Andika Putra Dumas/29/ III/ 2021 Perihal Dugaan fitnah melalui account Facebook Nayaka Pidada tersebut salah alamat,” tegasnya.
Polda Bali sudah memanggil tersangka untuk menghadap ke Penyidik Pembantu Bripka I Made Andika Dwi Utama. SH., untuk hadir memenuhi panggilan ke Ruang Subdit V (Cyber) Direktorat Reskrimsus Polda Bali di lantai V pada Selasa, (20/04/21).
“Karena Kuasa Hukum Saya masih ada kesibukan sidang saya berhalangan hadir dan sudah konfirmasi ke Ditreskrimsus Polda Bali, kemungkinan minggu depan saya akan hadir memenuhi panggilan bersama Kuasa Hukum Saya terkait Dumas tersebut,” pungkasnya.





