PENJURU.ID | JENEPONTO – Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) DPC Kabupaten Jeneponto menegaskan komitmennya menjadi bagian dari kekuatan kontrol sosial dalam mengawal keadilan, mengawasi jalannya pemerintahan, serta melawan praktik korupsi.
LAKI Jeneponto menyatakan tidak ingin sekadar hadir sebagai organisasi, tetapi berupaya menjadi wadah perjuangan masyarakat yang membutuhkan pendampingan dan pembelaan atas dugaan ketidakadilan.
Ketua DPC LAKI Jeneponto, Safri, S.Pd., M.Pd., MH, menegaskan bahwa keberadaan organisasinya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama warga yang merasa hak-haknya diabaikan.
“Kami siap berjuang membantu masyarakat yang tertindas dan terzalimi. Kami juga berkomitmen memerangi korupsi dan memperjuangkan keadilan tanpa memandang latar belakang,” tegas Safri.
Menurutnya, pengawasan terhadap pemerintahan dan pembangunan daerah merupakan bagian penting dari kontrol sosial. Setiap kebijakan publik perlu dikawal agar pelaksanaannya transparan, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Uang dan program pembangunan harus memberikan manfaat bagi rakyat. Jika ada dugaan penyimpangan, harus dikawal dan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
LAKI Jeneponto mengusung enam pilar perjuangan, yakni pemberantasan korupsi, kontrol sosial, advokasi hukum, kemitraan dengan Polri, perjuangan menegakkan keadilan, serta pengawasan kebijakan publik agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat.
Safri juga menekankan pentingnya keberanian masyarakat menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan penyimpangan. Namun, setiap laporan harus disertai informasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan disalurkan melalui jalur yang tepat.
“Kami mengajak masyarakat jangan takut bersuara. Sampaikan fakta dan bukti yang dimiliki. Pengawasan harus dilakukan secara objektif, bukan berdasarkan fitnah atau kepentingan pribadi,” tambahnya.
LAKI Jeneponto menegaskan bahwa komitmen melawan korupsi tidak cukup berhenti pada slogan. Konsistensi, keberanian, integritas, dan kepatuhan terhadap hukum menjadi hal penting agar perjuangan organisasi dapat dipercaya masyarakat.
“Bersama rakyat, lawan korupsi. Keadilan untuk semua. Itulah komitmen yang ingin kami perjuangkan di Kabupaten Jeneponto,” tutup Safri.





