PENJURU.ID|Mojokerto – Sebagai upaya untuk meningkatkan kompentsi guru TK di Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, Jajaran Pengurus IGTKI-PGRI Kabupaten Mojokerto menggelar acara Workshop Pembelajaran Kreatif Melalui Bermain Sambil Menyanyi dan Gerak Lagu Anak Usia Dini.
Kegiatan ini merupakan inisiatif IGTKI kabupaten Mojokerto yang muncul dalam rangka peningkatan mutu guru TK, agar tumbuh inovasi dalam pembelajaran di kelas lebih kreatif dan menyenangkan, sehingga semua peserta didik dan guru merasa senang dalam proses pembelajaran.

Menurut Ketua IGTKI Kabupaten Mojokerto, Hariani SPd.,tujuan diadakan acara workshop tersebut agar guru TK se-kabupaten Mojokerto mempunyai kreatifitas dan inovasi dalam pembelajaran di kelas.
“Workshop ini kita adakan agar tercipta kreatifitas dan inovasi pembelajaran bermain sambil bernyanyi sesuai dengan usia Taman Kanak-kanak,” ujar Hariani.
Lebih lanjut Hariani menjelaskan, sasaran kegiatan workshop tersebut adalah sebanyak 972 orang guru TK yang terdiri dari guru ASN dan guru penerima sertifikasi.
“Sebagai guru yang sudah serifikasi, kita dituntut harus punya kreatifitas serta inovasi dalam pembelajaran, agar tidak monoton dengan metode itu-itu aja. Jadi guru TK harus membuat inovasi atau metode baru dalam pembelajaran di kelas, agar anak-anak kita senang dengan metode pembelajaran yang kita lakukan,” jelas Hariani.

Perlu diketahui, kegiatan workshop ini berlangsung di Gedung PGRI dan dibuka secara langsung kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto yang diwakili oleh Kabid PNF Drs. Dono Kuswantoro.
Adapun pelaksanakan dibiayai dengan swadana IGTIK kabupaten Mojokerto, serta terlaksana atas kerja sama dengan IGTKI-PGRI Kabupaten Mojokerto dengan yayasan Ceria Bocah Indonesia (CBI).
Kegiatan workshop ini berlangsung selama 2 hari, dimulai tanggal 19 sampai dengan 20 Oktober 2022, dengan mendatangkan pakar permaianan anak Kak Agus (dari CBI).
Sementara itu tanggapan datang dari salah peserta workshop, Bu Galuh Mahatma dari TK Bhineka Tunggal Ika kecamatan Puri, yang menyampaikan penghargaan atas kegiatan workshop tersebut yang sangat bermanfaat bagi para guru TK.
“Kami sangat senang dan antusias diberi materi pembelajaran kreatif seperti ini, agar tercipta suasana kelas lebih menyenangkan,” kata Galuh.
(Nanang Haryana)





