Menelan Dana yang Fantastis, Gedung Olah Raga Desa Jabung Kini Tak Terurus

  • Whatsapp
Gedung olah raga desa Jabung kecamatan Jabung
Gedung olah raga desa Jabung kecamatan Jabung

PENJURU.ID, Jabung – gedung olah raga indoor yang berlokasi di desa Jabung kecamatan Jabung Lampung Timur, tak terurus dan tidak ada pengurus atau pengelola yang bertanggung jawab atas gedung tersebut. Padahal gedung itu sudah menghabiskan dana desa Rp 630 juta.

Peresmian GOR Desa Jabung oleh Bupati Lamtim

Kini bangunan tersebut mulai mengalami kerusakan. Disekeliling gedung sudah banyak coretan dan bahkan gedung terlihat kotor dan kumuh tak terurus.

Bacaan Lainnya
Kondisi GOR saat ini

Bangunan yang sudah dibangun dan diterlantarkan itu sangat disayangkan. Bak menyurat diatas air maka pengerjaan pembangunan ini adalah pekerjaan yang sia-sia. Gedung tersebut terkesan dibangun berdasarkan atas keinginan dan ambisi semata, bukan berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Feri Gunawan salah seorang warga Jabung sangat prihatin terhadap kondisi keadaan gedung tersebut. Menurutnya sangat disayangkan dana sebesar itu tidak digununakan tepat sasaran. “Saya kaget melihat kondisi gedung yang tidak lama dibangun ini sekarang sudah menjadi seperti gedung tua padahal menghabiskan dana yang tidak sedikit” Ujar Feri.

Feri Gunawan berharap supaya gedung olahraga tersebut memiliki pengurus dari perangkat desa supaya terlihat bahwa uang rakyat benar-benar digunakan dengan cermat dan tidak menjadi proyek keuntungan semata. “Saya berharap supaya perangkat desa lebih memperhatikan gedung atau fasilitas desa tersebut dengan serius supaya tidak terkesan ini sebagai proyek keuntungan saja,” tutup Feri.

Supriyadi pemuda Jabung dan salah satu angota Karang Taruna Jabung menyayangkan dana sebesar Rp 630 juta hanya mendapatkan gedung yang tak terurus, Supriyadi juga berharap kedepannya pemerintah desa bisa merangkul dan melibatkan pemuda khususnya karang taruna di berbagai kegiatan dan pembangunan nya.
“Gedung yang menghabiskan dana 630 jt seharusnya ada pengurus yang merawat gedung tersebut, kalau dari dulu memang gak ada pengurus mending dana tersebut untuk merawat gedung yang ada terdahulu”ujar supriyadi. (Edi Kurniawan)

Pos terkait