Masyarakat Cilegon Tantang Menteri ATR, Bereskan Persoalan Lahan Masyarakat Dengan PT.Krakatau Steel

  • Whatsapp

Cilegon. Masyarakat kota Cilegon yang merasa mempunyai persoalan tanah dengan PT.Krakatau Steel, menantang menteri Sofyan Djalil (Menteri Agraria Tata Ruang) untuk menyelesaikan persoalan yang sedang di hadapi oleh masyarakat kota Cilegon.

Bustomi Daud salah satu masyarakat yang mempunyai persoalan tanah dengan PT.Krakatau Steel mengatakan kepada awak media kamis, (21/10/2021), bahwa PT.Krakatau Steel dari tahun 1973 sampai dengan 2021 belum menyelesaikan persoalan ganti rugi dengan masyarakat yang terdampak akibat pembebasan lahan untuk kepentingan PT.Krakatau Steel.

“Banyak sekali masyarakat yang lahannya belum di bayar ganti ruginya oleh PT.Krakatau Steel bertahun-tahun hingga saat ini”ungkap Bustomi.

Bustomi menerangan bahwa sejak awal tim 9 pembebasan lahan sudah diberikan Surat Keputusan untuk PT.Krakatau Steel membayar ganti rugi kepada masyarakat yang terkena pembebasan.

“Ada SK 336 dan ada juga hasil penelitian timsus dalam penangan permasalahan antara masyarakat dan PT.Krakatau Steel, namun saran dan masukan dari SK 336 dan timsus tidak di laksanakan oleh PT.Krakatau Steel”unkapnya.

Bustomi menantang Menteri Agraria Tata Ruang yakni Bapak Sofyan Djalil untuk menyelesaikan persoalan ini dan jika tidak bisa menyelesaikan persoalan dirinya meminta gara Sofyan Djalil mundur dari jabatannya sebagai Menteri Agraria Tata Ruabg Republik Indonesia.

Pos terkait