Agenda 5 Tahunan Suku Tengger, Desa Ngadirejo Laksanakan Unan Unan Wujud Syukur Persembahkan Kerbau

PENJURU.ID | Probolinggo – Tradisi upacara Unan unan merupakan tradisi adat suku Tengger yang dilaksanakan setiap 5 tahun.

Unan Unan sendiri penjabaran dari perpanjangan bulan yang mana dalam kalender suku Tengger berbeda dari kalender umum, kalender umum terdapat 12 bulan pertahun sedangkan didalam kalender suku Tengger terdapat 13 bulan, (bulan pahing) setiap 5 tahun sekali.

Upacara tradisi adat Unan unan suku Tengger dilakukan oleh warga desa ngadirejo, kecamatan sukapura, sudah turun menurun dari nenek moyang, secara umum berupa selamatan desa, yang bertujuan sebagai wujud rasa syukur dari warga desa kepada sang Pencipta karena telah memberikan kesuburan tanah di desa ngadirejo.

“Pelaksanaan ritual unan unan diawali dengan proses penyembelihan hewan ternak berupa kerbau, kemudian kulit kaki dan kepala kerbau setelah prosesi ritual penyembelihan disimpan utuh, dan bagian daging yang lain di olah menjadi sate yang nantinya bersama sesaji yang lain, diarak pada puncak upacara Unan unan, kalau dulu masyarakat berebut untuk mendapatkan sesaji setelah upacara, namun di tahun ini pemerintah desa ngadirejo membuat kupon antrian, jadi masyarakat bisa kebagian semua, dan bisa menanam sesaji tersebut di ladangnya, intinya kita warga suku Tengger bersuka cita berterima kasih kepada Tuhan atas capaian dan kesuburan tanah yang telah diberikan Tuhan yang maha Esa, ” Jelas kepala desa ngadirejo Anang Budiono.

Pada puncak pelaksanaan ritual unan unan, kepala kerbau yang sudah disembelih kemudian di hias dan diletakkan di ancak terbuka dengan beberapa sesaji, yang diarak bersama warga desa ngadirejo yang dipimpin langsung oleh dukun desa ngadirejo, menuju punden yang telah ditentukan untuk berdoa bersama. Selasa (23/04/2024)

“Untuk puncak ritual unan unan desa ngadirejo desa berlangsung hari ini selasa 23 April 2024, dimulai dari penyediaan sesaji dari kemarin sampai lengkap, acara puncak ritual berlangsung dari jam 10 wib hari ini, pemerintah desa ngadirejo dan masyarakat membawa sesaji lengkap yang di arak bersama menuju tempat yang telah di tentukan yaitu punden di ngeroan, semoga dengan dilaksanakan prosesi ritual unan unan, suku Tengger semakin makmur, dan membawa kedamaian untuk Indonesia,” Pungkas dukun adat desa ngadirejo Sisto.

(Prasojo)

Pos terkait